Pemkot Pekanbaru Temukan 1.224 Balita Stunting, Siapkan Penanganan Cepat

Kesehatan, Pekanbaru665 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menemukan 1.224 balita mengalami stunting setelah kader Posyandu melakukan pendataan sejak awal Agustus 2025. Dari total 7.390 balita yang didata, tim juga mencatat 635 balita mengalami gizi kurang dan 261 balita menderita gizi buruk.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan pemerintah akan menjadikan data tersebut sebagai dasar utama untuk merancang program penanganan. Ia memastikan langkah cepat segera dilakukan di lapangan agar seluruh balita yang teridentifikasi mendapatkan intervensi langsung.

Agung menyatakan penanganan stunting dan gizi buruk sangat penting untuk membangun generasi Pekanbaru yang sehat dan kuat. Ia optimistis angka stunting bisa ditekan melalui upaya terstruktur, mulai dari intervensi gizi, pendampingan keluarga, hingga edukasi kesehatan yang lebih intensif di tingkat Posyandu.

Pemkot Pekanbaru menekankan keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, kader Posyandu, dan masyarakat. Dengan kerja sama bersama, pemerintah berharap setiap anak di Pekanbaru dapat tumbuh sehat dan optimal.

Komentar