Riau Tambah Dua Helikopter Water Bombing, Kini Miliki Lima Armada Penanganan Karhutla

Pekanbaru (Riaunews.com) – Provinsi Riau kembali mendapat tambahan dukungan armada udara untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan dua unit helikopter water bombing yang telah tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Minggu (7/6/2026).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, M Edy Afrizal, mengatakan dua helikopter tersebut masing-masing bertipe Sikorsky dan Black Hawk.

“Provinsi Riau kembali mendapatkan bantuan berupa dua unit helikopter water bombing dari BNPB. Saat ini kedua helikopter tersebut sudah berada di Pekanbaru,” kata Edy.

Dengan tambahan armada tersebut, jumlah helikopter yang disiagakan untuk penanganan karhutla di Riau kini menjadi lima unit. Armada itu terdiri dari empat helikopter water bombing dan satu helikopter patroli.

“Sekarang sudah ada lima helikopter, empat helikopter water bombing dan satu helikopter patroli,” ujarnya.

Menurut Edy, keberadaan tambahan helikopter ini akan memperkuat upaya penanganan karhutla, terutama di wilayah yang sulit dijangkau oleh personel dan peralatan pemadam kebakaran melalui jalur darat.

Helikopter water bombing berfungsi menjatuhkan air langsung ke titik-titik api sehingga proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat dan efektif untuk mencegah kebakaran meluas.

“Helikopter water bombing ini akan kami gunakan untuk memadamkan karhutla di lokasi yang sulit dijangkau tim darat. Sehingga pemadaman karhutla dapat lebih cepat dilakukan sebelum meluas,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Riau terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan ancaman karhutla. Penguatan armada udara dinilai menjadi langkah strategis untuk mempercepat respons terhadap kemunculan titik api, sekaligus meminimalkan dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat.

Komentar