Perantau Membludak ke Pekanbaru Usai Lebaran, DPRD Ingatkan Bekal Kemampuan

Pekanbaru (Riaunews.com) – Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PAN, Nofrizal, menyoroti meningkatnya jumlah perantau yang datang ke Kota Pekanbaru pasca perayaan Idulfitri 1447 H. Ia menilai arus urbanisasi tersebut merupakan fenomena tahunan yang kerap terjadi setiap usai Lebaran.

Menurutnya, Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau masih menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai daerah untuk mengadu nasib. Namun, ia mengingatkan agar para perantau tidak datang tanpa bekal kemampuan yang jelas.

“Ini memang fenomena tahunan. Tapi harapan kita, mereka yang datang itu punya skill atau kemampuan, minimal punya terobosan baru. Jangan hanya datang untuk coba-coba,” ujar Nofrizal, Senin (30/3/2026).

Tekankan Keterampilan dan Peluang Daerah

Nofrizal menyebut peluang ekonomi tidak hanya tersedia di perkotaan, tetapi juga di daerah asal para perantau. Ia mencontohkan sektor pertanian yang dinilai masih memiliki potensi besar jika dikelola secara serius.

“Kalau selama ini mereka bertani di daerah, seharusnya itu bisa lebih difokuskan. Tidak harus semua ke kota. Bahkan sekarang dari kota pun ke desa, seperti membuka kebun sawit dan usaha lainnya,” jelasnya.

Ingatkan Pentingnya Administrasi

Ketua Fraksi PAN DPRD Pekanbaru itu juga menekankan pentingnya kelengkapan administrasi bagi para pendatang. Ia mengingatkan agar setiap perantau memiliki identitas resmi, seperti KTP, untuk memudahkan pendataan dan pengawasan.

“Yang penting mereka datang itu membawa legalitas lengkap. Kadang-kadang mereka ini berpindah-pindah dan akhirnya berdomisili di Pekanbaru. Itu harus jelas identitasnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, tanpa identitas yang jelas dan kemampuan yang memadai, para pendatang berpotensi menjadi beban sosial di kemudian hari.

“Jangan sampai nanti datang tanpa identitas, tanpa kemampuan. Akhirnya justru menjadi penduduk yang tidak diharapkan,” tutupnya.

Komentar