Pekanbaru (Riaunews.com) – Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali meningkat. Berdasarkan data BMKG, terdeteksi sebanyak 302 hotspot di Riau dari total 582 titik panas di Pulau Sumatera.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna, menyebutkan jumlah tersebut menjadikan Riau sebagai provinsi dengan titik panas terbanyak di Sumatera.
Bengkalis dan Pelalawan Dominan
Dari total 302 hotspot, sebaran terbanyak berada di Kabupaten Bengkalis dengan 118 titik, disusul Kabupaten Pelalawan sebanyak 107 titik. Selain itu, titik panas juga terpantau di Indragiri Hilir (35 titik), Kota Dumai (23 titik), Rokan Hilir (8 titik), Indragiri Hulu (7 titik), Siak (2 titik), serta Kepulauan Meranti (2 titik).
BMKG mencatat terdapat dua hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi yang kuat mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan. Titik tersebut terdeteksi di wilayah Pulau Rupat dan Bengkalis.
Sementara itu, sebanyak 268 titik berada pada tingkat kepercayaan sedang dan 32 titik pada tingkat kepercayaan rendah.
Imbauan Waspada Karhutla
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lebih luas.
Upaya pencegahan dini dinilai penting guna menghindari dampak kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat di wilayah Riau.







Komentar