Polres Kuansing Ungkap Penipuan QRIS, Pelaku Tipu Konter Ponsel di Taluk Kuantan

Kuantan Singingi (Riaunews.com) – Polres Kuantan Singingi melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) mengungkap kasus dugaan penipuan digital dengan modus pembayaran menggunakan QRIS di wilayah Taluk Kuantan. Pelaku memanfaatkan bukti transaksi palsu untuk mengelabui korban.

Kasat Reskrim Polres Kuansing, IPTU Gerry Agnar Timur, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Jumat, 13 Februari 2026 sekitar pukul 21.15 WIB di konter ponsel Shannum Cell 2, Jalan Proklamasi, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah. Pelaku datang meminta uang tunai dengan alasan akan melakukan pembayaran melalui QRIS aplikasi DANA.

Menurut Gerry, pelaku memfoto barcode QRIS milik toko dan mengirimkannya kepada pihak lain yang tidak diketahui. Selanjutnya, pelaku menunjukkan notifikasi di ponselnya seolah-olah transaksi berhasil, sehingga penjaga konter menyerahkan uang tunai sebesar Rp819.000.

“Setelah dicek keesokan harinya, saldo justru berkurang Rp824.000 akibat transaksi ke QRIS atas nama Restoran Simpang Tiga,” jelas Gerry, Senin (16/2/2026). Akibat kejadian tersebut, korban mengalami total kerugian sebesar Rp1.643.000.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polres Kuansing. Berdasarkan hasil penyelidikan, pada Sabtu malam tim opsnal Satreskrim memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku dan langsung melakukan penangkapan di wilayah Perumnas sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku berinisial BAP (18) berhasil diamankan dan kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, polisi menyita dua unit telepon genggam yang diduga digunakan saat melakukan aksi penipuan serta pakaian yang dikenakan saat kejadian. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penipuan atau perbuatan curang dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun atau denda.

Kapolres Kuansing melalui Kasat Reskrim mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha, agar lebih teliti dalam menerima transaksi non-tunai. Polisi meminta setiap transaksi QRIS dipastikan benar-benar masuk dengan mengecek mutasi saldo secara langsung dan tidak hanya mengandalkan notifikasi yang berpotensi dimanipulasi.

Komentar