DPRD Pekanbaru Dorong Peningkatan Layanan RSD Madani, Cuci Darah hingga Kemoterapi Jadi Fokus

Kesehatan, Pekanbaru120 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Komisi III DPRD Kota Pekanbaru menggelar hearing bersama manajemen Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani untuk mengevaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus membahas rencana kerja 2026. Rapat berlangsung di Ruang Banmus DPRD Pekanbaru, Kamis (22/1/2026).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin, menilai sejak dilantiknya direktur baru pada Oktober 2025, RSD Madani menunjukkan perubahan positif, terutama dari peningkatan kunjungan pasien rawat jalan dan rawat inap yang hampir dua kali lipat pada November–Desember 2025.

Direktur RSD Madani, Ir Darma, menyampaikan bahwa pelayanan tetap menjadi prioritas utama meski rumah sakit masih menghadapi kendala keuangan akibat persoalan hukum lama dan utang yang berdampak pada pengadaan obat serta alat kesehatan.

Salah satu capaian yang disorot adalah peluncuran layanan hemodialisis pada November 2025 yang terus mengalami peningkatan pasien hingga kini dibuka shift sore. Ke depan, manajemen berencana menambah hingga 20 unit mesin cuci darah untuk memperluas kapasitas layanan.

Komisi III DPRD Pekanbaru juga mendorong pembukaan layanan lanjutan seperti kemoterapi dan cath lab yang direncanakan didukung Dana Alokasi Khusus (DAK), serta meminta manajemen menyiapkan sumber daya manusia yang memadai.

Selain itu, DPRD menyoroti persoalan kehadiran dan pemerataan dokter spesialis. Meski jumlah dokter spesialis mencapai sekitar 41 orang, komposisinya dinilai belum seimbang. DPRD menegaskan setiap poli harus tetap buka dan dokter wajib standby agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Komentar