Pekanbaru (Riaunews.com) – Maraknya aksi pencurian di Kota Pekanbaru viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat. Berbagai modus kejahatan dilaporkan terjadi, mulai dari pencurian sepeda motor, telepon genggam yang ditinggal di dasbor kendaraan, hingga helm milik warga.
Aksi pencurian tersebut terjadi di sejumlah lokasi, seperti kawasan kos-kosan, depan ruko, hingga tempat umum dengan aktivitas masyarakat yang cukup ramai. Pelaku diduga memanfaatkan kelengahan korban serta minimnya pengawasan di titik-titik tertentu.
Menanggapi kondisi itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra, menilai maraknya pencurian harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Ia meminta kepolisian bertindak tegas untuk menekan angka kejahatan.
“Aksi pencurian ini sudah sangat meresahkan dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Kami meminta pihak kepolisian meningkatkan patroli dan memperkuat pengamanan di titik rawan,” ujar Aidhil, Senin (5/1/2026).
Politisi Partai Nasdem tersebut juga mendorong kepolisian agar lebih responsif terhadap laporan masyarakat serta mengoptimalkan pengungkapan kasus. Menurutnya, penegakan hukum yang cepat dan tegas akan memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan.
Selain penindakan, Aidhil mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, seperti mengunci kendaraan dengan pengaman ganda, tidak meninggalkan barang berharga di kendaraan, serta segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Ia berharap sinergi aparat, pemerintah, dan masyarakat dapat mengembalikan situasi keamanan Kota Pekanbaru agar tetap kondusif.







Komentar