BP3MI Riau Pulangkan 2.707 Pekerja Migran Bermasalah Sepanjang 2025

Spesial Riau156 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau mencatat sebanyak 2.707 Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah atau ilegal telah dipulangkan melalui Provinsi Riau sepanjang tahun 2025. Proses pemulangan tersebut difasilitasi langsung oleh BP3MI Riau sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada warganya.

Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu, mengatakan ribuan PMI tersebut dipulangkan dari berbagai negara penempatan, dengan Malaysia menjadi negara asal pemulangan terbanyak. Malaysia selama ini dikenal sebagai destinasi utama pekerja migran Indonesia, khususnya dari wilayah Sumatera.

“Sepanjang 2025, BP3MI Riau telah memfasilitasi pemulangan 2.707 PMI bermasalah,” ujar Fanny, Rabu (31/12/2025).

Ia menjelaskan, permasalahan yang dialami para PMI cukup beragam, mulai dari habis kontrak kerja, overstay, tidak memiliki dokumen resmi, hingga menjadi korban penipuan dan eksploitasi. Setibanya di Riau, para PMI mendapatkan pendampingan, termasuk bantuan transportasi menuju daerah asal masing-masing.

Berdasarkan data BP3MI Riau, PMI asal Sumatera Utara menjadi yang terbanyak dipulangkan sepanjang 2025, yakni mencapai 624 orang. Disusul PMI asal Jawa Timur sebanyak 542 orang, serta Aceh dengan 473 orang.

“Data menunjukkan Sumatera Utara menduduki posisi tertinggi, kemudian disusul Jawa Timur. Ini menjadi perhatian bersama agar pengiriman PMI nonprosedural bisa ditekan,” kata Fanny.

BP3MI Riau menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan maksimal kepada PMI, termasuk layanan konseling dan bantuan lanjutan bagi mereka yang membutuhkan, sekaligus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat agar bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi.

Komentar