Siak (Riaunews.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menggelar pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama untuk mengenang almarhum H. Arwin AS, Bupati Siak periode 2001–2011. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai II Kantor Bupati Siak, Kompleks Perkantoran Tanjung Agung, Kecamatan Mempura, Senin (2/11/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti imbauan Bupati Siak, Afni Zulkifli. Pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa dipimpin Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Novendri, serta diikuti Wakil Bupati Siak Syamsurizal, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), jajaran aparatur sipil negara (ASN), dan tenaga non-ASN.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak, Rozi Chandra, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Seluruh peserta mengikuti rangkaian doa bersama dengan khusyuk.
Wabup Ajak Doakan Almarhum
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengajak seluruh peserta menyedekahkan pahala bacaan Surah Yasin dan tahlil untuk almarhum. Ia juga mengajak peserta memohon ampunan Allah SWT atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidup.
“Bersama-sama kita doakan ayahanda kita, baca Yasin, tahlil bersama, mudah-mudahan apa yang kita bacakan ini kita sedekahkan kepada ayahanda kita,” ujar Syamsurizal.
“Kalau ada kesalahan beliau, mudah-mudahan diampunkan Allah SWT. Kita doakan semoga beliau mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.
Arwin AS Bagian dari Sejarah Awal Pembangunan Siak
Syamsurizal mengatakan, Arwin AS merupakan sosok yang memiliki jasa besar dalam perjalanan Kabupaten Siak sejak awal berdirinya. Pengabdian almarhum menjadi bagian penting dari sejarah pembangunan daerah berjuluk Negeri Istana tersebut.
“Sejak Kabupaten Siak berdiri, beliau sudah memberikan pengabdian untuk daerah ini. Siak ini punya kita bersama, bukan orang lain. Mari kita bersama-sama membangun Siak ke depannya,” tuturnya.
Arwin AS merupakan Bupati Siak pertama yang terpilih secara demokratis. Ia memimpin Kabupaten Siak selama dua periode, yakni 2001–2006 dan 2006–2011. Masa kepemimpinannya menjadi bagian dari perjalanan awal pembangunan Kabupaten Siak setelah pemekaran.







Komentar