Polda Riau Siapkan Satgas Antinarkoba di Sekolah, Bidik Jaringan Malaysia

Pekanbaru (Riaunews.com) – Polda Riau menyiapkan pembentukan satuan tugas (satgas) untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Langkah ini akan dilakukan bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau sebagai upaya melindungi pelajar dari bahaya narkoba.

Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat mengatakan, pembentukan satgas tersebut menjadi bagian dari strategi kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba sekaligus memperkuat upaya pencegahan sejak dini.

“Langkah-langkah yang akan saya lakukan adalah membentuk satgas-satgas yang akan kita tempatkan di beberapa sekolah. Bekerja sama dengan BNNP untuk melakukan mitigasi pencegahan, khusus untuk pelajar,” kata Arman, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, pencegahan di kalangan pelajar perlu diperkuat agar generasi muda terlindungi dari dampak penyalahgunaan narkoba. Selain menyasar lingkungan pendidikan, Polda Riau juga melanjutkan penindakan terhadap jaringan peredaran narkoba yang beroperasi di wilayah tersebut.

Polda Riau Perketat Pengawasan Jalur Masuk Narkoba

Arman mengatakan, posisi geografis Riau membuat wilayah tersebut menjadi salah satu jalur masuk narkoba, terutama dari Malaysia melalui sejumlah pelabuhan di pesisir timur.

“Kita intens melakukan penindakan, karena Riau pintu masuk narkoba terutama dari Malaysia dengan melalui pelabuhan-pelabuhan di wilayah timur Riau,” tegasnya.

Untuk mempersempit jalur penyelundupan, Polda Riau bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, terutama dalam pengawasan jalur masuk narkoba di wilayah Dumai.

Arman menyebut kepolisian telah memetakan jaringan yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba lintas negara. Penyidik juga mendalami sejumlah nama yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan asal Malaysia tersebut.

“Yang mereka lakukan sebenarnya sudah kita mapping. Kita tidak akan pernah berhenti. Kita tutup jalur-jalur narkoba dari wilayah timur,” ujarnya.

Kapolda Tegaskan Perang terhadap Narkoba

Polda Riau akan terus mengembangkan penyelidikan terhadap jaringan yang telah dipetakan, termasuk menelusuri pergerakan sejumlah orang yang diduga terkait dengan peredaran narkoba dari Malaysia.

“Kami sudah dapatkan nama yang akan kita dalami jaringan ini. Ada beberapa orang yang sudah kita ikuti, mapping, jaringan Malaysia yang memang akan merusak generasi bangsa ini,” kata Arman.

Ia menegaskan, pemberantasan narkoba menjadi salah satu fokus utama Polda Riau. Upaya tersebut akan dilakukan melalui penindakan terhadap jaringan peredaran sekaligus pencegahan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BNNP Riau.

“Akan saya hentikan, akan saya basmi. Saya tidak akan main-main. Saya nyatakan perang, khusus narkoba tidak ada ampun,” tegasnya.

Selain pembentukan satgas di sekolah dan pengawasan jalur masuk narkoba, Arman menyebut pihaknya masih menyiapkan sejumlah langkah lain untuk memperkuat strategi pencegahan dan pemberantasan narkoba di Riau.

Komentar