Sudah Lebih dari 130 Panel PJU Hilang Dicuri, Dishub Pekanbaru Perketat Patroli

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru memperketat pengawasan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) menyusul maraknya pencurian panel dan komponen penerangan jalan. Hingga Kamis (22/10/2026), Dishub mencatat lebih dari 130 panel PJU dilaporkan hilang di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru.

Pencurian tersebut berdampak pada fungsi penerangan jalan karena sejumlah lampu PJU padam setelah panelnya hilang. Selain panel, pelaku juga menyasar meteran, kabel, dan komponen lain yang memiliki nilai ekonomis.

Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan pihaknya meningkatkan pengawasan melalui patroli rutin untuk mencegah pencurian sekaligus menjaga fasilitas penerangan jalan tetap berfungsi.

“Kami memperketat pengawasan melalui patroli rutin yang dilakukan oleh anggota di lapangan,” kata Masykur, Kamis (22/10/2026).

Dua Terduga Pencuri Panel PJU Diamankan

Masykur mengungkapkan, petugas Dishub pernah memergoki aksi dugaan pencurian fasilitas PJU saat melakukan patroli. Dalam kejadian di Jalan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya, dua orang yang diduga mencuri satu set panel PJU diamankan petugas.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB pada Kamis (17/9/2026). Saat itu, petugas tengah berpatroli untuk mengawasi kondisi fasilitas penerangan jalan di sejumlah ruas jalan.

Petugas kemudian mengamankan satu set panel PJU yang diduga menjadi sasaran pencurian. Selanjutnya, kedua orang tersebut diserahkan kepada Polresta Pekanbaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Masykur menegaskan, Dishub akan terus memperkuat pengawasan di lapangan untuk menekan pencurian yang merugikan pemerintah sekaligus mengganggu penerangan jalan bagi masyarakat.

Dishub Ajak Masyarakat Awasi Fasilitas Umum

Untuk mendukung upaya pencegahan, Dishub Pekanbaru telah membentuk tim khusus yang bertugas mengawasi fasilitas PJU di lapangan. Namun, Masykur menilai pengawasan tersebut membutuhkan dukungan masyarakat agar potensi pencurian dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Ia mengajak masyarakat melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak atau menghilangkan fasilitas penerangan jalan.

“Makanya kita bentuk tim untuk melakukan pengawasan di lapangan. Kami juga mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi fasilitas umum ini. Jika melihat aksi mencurigakan dapat melaporkan ke kami atau petugas lainnya,” ujar Masykur.

Dishub berharap peningkatan patroli dan partisipasi masyarakat dapat menekan aksi pencurian sehingga fasilitas PJU tetap berfungsi untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di Pekanbaru.

Komentar