Antrean Bio Solar Mengular di Pekanbaru, Dishub Siagakan Petugas Cegah Kemacetan

Pekanbaru13 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Pekanbaru. Antrean yang didominasi truk angkutan barang dan mobil pikap itu bahkan mengular hingga ke badan jalan sehingga berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Selain kendaraan angkutan barang, sejumlah mobil pribadi yang menggunakan Bio Solar juga terlihat mengantre untuk mendapatkan bahan bakar. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru karena penumpukan kendaraan di sekitar SPBU dapat memicu kemacetan.

Dishub Pantau Antrean di Sejumlah SPBU

Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemko Pekanbaru menyiagakan petugas untuk memantau antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Pengawasan dilakukan agar kendaraan yang menunggu pengisian BBM tidak menghambat arus lalu lintas, terutama ketika antrean meluas hingga ke luar area SPBU.

Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengatakan pihaknya telah mengingatkan pengelola SPBU agar ikut mengatur antrean kendaraan sehingga tetap tertib dan tidak memenuhi badan jalan.

“Kami mengingatkan pengelola SPBU agar memastikan antrean BBM berlangsung tertib,” kata Masykur, Rabu (21/10/2026).

Menurutnya, personel Dishub terus memantau kondisi antrean untuk mencegah penumpukan kendaraan berkembang menjadi kemacetan yang mengganggu pengguna jalan lainnya.

Pengelola SPBU Diminta Ikut Mengatur Antrean

Masykur menegaskan, penanganan antrean BBM tidak bisa hanya mengandalkan petugas Dishub. Pengelola SPBU juga harus berperan aktif mengatur kendaraan yang menunggu giliran pengisian agar antrean tidak meluber ke jalan umum.

“Kami butuh dukungan dari pengelola SPBU. Kami mengingatkan agar antrean berjalan tertib,” ujar Masykur.

Ia memahami bahwa para pengemudi membutuhkan Bio Solar untuk menunjang aktivitas dan operasional kendaraan. Namun, kebutuhan tersebut harus diimbangi dengan ketertiban saat mengantre agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

“Satu sisi pengemudi butuh BBM, namun di satu sisi jangan sampai terjadi penumpukan kendaraan,” pungkasnya.

Komentar