Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menata kabel jaringan yang masih terpasang di udara. Kabel yang dinilai semrawut tersebut akan dialihkan ke bawah tanah untuk memperbaiki estetika sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat.
Pemko Pekanbaru telah menggelar rapat bersama provider jaringan pemilik kabel dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) untuk membahas rencana pemindahan kabel udara. Dalam rapat tersebut, seluruh pihak sepakat melakukan penataan dengan Jalan Ronggo Warsito menjadi lokasi awal pelaksanaan.
Kabel Dipindahkan Tanpa Merusak Aspal
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan provider jaringan harus mengatur proses pemindahan agar tidak merusak jalan yang telah diperbaiki dan diaspal Pemko Pekanbaru. Pemerintah kota juga tidak ingin ruas jalan kembali digali sembarangan akibat pekerjaan utilitas.
“Kabel itu tidak di atas lagi, tapi di bawah. Tapi juga tanpa merusak aspal yang sudah dibaguskan pemerintah kota,” kata Zulhelmi, Minggu (13/9/2026).
Zulhelmi yang akrab disapa Ami mengatakan Pemko Pekanbaru saat ini memfokuskan penataan pada satu ruas jalan terlebih dahulu. Tim terkait masih melakukan survei untuk menentukan lokasi pemindahan yang dapat dilakukan tanpa merusak permukaan jalan.
“Kita fokuskan dulu ke satu Jalan Ronggo Warsito. Kawan-kawan sedang survei kembali mana lokasi yang tidak merusak aspal,” jelas Ami.
Target Tak Ada Kabel Melintang 30 September
Menurut Ami, kabel jaringan yang semrawut masih ditemukan di hampir seluruh ruas jalan di Pekanbaru. Kabel yang menjuntai dan melintang tidak beraturan di atas badan jalan dinilai tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Baru-baru ini juga ada pengendara motor yang kena lehernya karena kabel jaringan yang menjuntai sampai ke jalan,” jelasnya.
Untuk tahap awal, Pemko Pekanbaru menargetkan Jalan Ronggo Warsito terbebas dari kabel jaringan yang melintang di atas jalan pada 30 September 2026. Penataan tersebut diharapkan membuat kawasan perkotaan lebih rapi sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat yang melintas.
