Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Tidak Sehat, DPRD Minta Kesehatan Anak Diprioritaskan

Kesehatan, Pekanbaru36 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Kualitas udara di Kota Pekanbaru pada Jumat (4/9/2026) berada pada kategori tidak sehat. Indeks kualitas udara tercatat di angka 176 dengan polutan utama berupa particulate matter (PM)2.5 yang mencapai konsentrasi 91,2 µg/m³.

DPRD Minta Pemko Tingkatkan Pemantauan

Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memantau kondisi udara, terutama jika kualitas udara semakin memburuk. Ia menegaskan keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas.

“Kalau tidak lagi memungkinkan, kita harus memprioritaskan kesehatan anak-anak kita,” kata Isa Lahamid.

Isa juga meminta pemerintah bersama seluruh instansi terkait meningkatkan sinergi dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi salah satu penyebab munculnya kabut asap. Menurutnya, pemerintah perlu mengoptimalkan upaya pencegahan dan pemadaman karhutla, termasuk melalui kerja sama antarkabupaten dan antarkota.

Dorong Dukungan Pemerintah Pusat

Ia berharap pemerintah pusat memberikan dukungan maksimal dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kabut asap di Riau. Isa menilai penanganan harus segera dilakukan agar dampak polusi udara terhadap kesehatan masyarakat tidak semakin meluas.

“Kita berharap ini segera diselesaikan agar masyarakat tidak terkena dampak dari polusi udara yang terjadi saat ini,” jelasnya.

Isa mengatakan Pemko Pekanbaru sejak awal telah menyiapkan langkah kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla. Ia juga mengapresiasi kesiapan Pemko Pekanbaru untuk membantu pemerintah kabupaten di sekitar Pekanbaru agar kebakaran hutan dan lahan dapat segera dipadamkan dan ditangani.

Komentar