Pekanbaru (Riaunews.com) – Kualitas udara di Kota Pekanbaru, Riau, sempat berada pada kategori tidak sehat pada Jumat (21/8/2026) pagi. Berdasarkan riwayat pemantauan partikulat halus (PM2.5) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru mengalami fluktuasi sejak tengah malam hingga pagi.
Konsentrasi PM2.5 tertinggi tercatat pada pukul 00.00 WIB, yakni sekitar 72 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Angka tersebut masuk kategori tidak sehat. Kondisi serupa masih terjadi pada pukul 01.00 WIB dengan konsentrasi sekitar 64 µg/m³.
Kualitas udara kemudian membaik pada pukul 02.00 WIB setelah konsentrasi PM2.5 turun menjadi sekitar 52 µg/m³ dan masuk kategori sedang. Penurunan berlanjut pada pukul 03.00 WIB dengan konsentrasi sekitar 50 µg/m³.
PM2.5 Kembali Meningkat
Kondisi udara kembali memburuk pada pukul 04.00 WIB. Konsentrasi PM2.5 meningkat menjadi sekitar 60 µg/m³ sehingga kualitas udara kembali masuk kategori tidak sehat.
Pada pukul 05.00 WIB, konsentrasi PM2.5 turun menjadi sekitar 45 µg/m³ dan kembali masuk kategori sedang. Angka tersebut kemudian sedikit meningkat menjadi sekitar 50 µg/m³ pada pukul 06.00 WIB, tetapi masih berada dalam kategori sedang.
Konsentrasi PM2.5 kembali turun pada pukul 07.00 WIB menjadi sekitar 36 µg/m³. Namun, kondisi tersebut tidak bertahan lama karena konsentrasi kembali meningkat menjadi sekitar 47 µg/m³ pada pukul 08.00 WIB.
Warga Diminta Pantau Kualitas Udara
Kenaikan konsentrasi berlanjut pada pukul 09.00 WIB. PM2.5 mencapai sekitar 60 µg/m³ sehingga kualitas udara kembali berada pada kategori tidak sehat.
Dengan demikian, sepanjang pemantauan BMKG sejak pukul 00.00 hingga 09.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru berada pada kisaran 36-72 µg/m³. Konsentrasi tertinggi tercatat pada pukul 00.00 WIB.
Masyarakat, khususnya kelompok sensitif, diimbau memantau perkembangan kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker juga dapat dipertimbangkan ketika konsentrasi partikulat meningkat dan kondisi udara memburuk.







Komentar