Pekanbaru (Riaunews.com) – Kelompok Luang Bonsu yang merupakan bagian dari masyarakat adat Suku Sakai mulai menikmati sumber penghasilan baru melalui usaha peternakan bebek petelur setelah mendapat pendampingan dari Program SEMARAK RIAU yang dijalankan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Program pemberdayaan tersebut membantu masyarakat beralih dari ketergantungan pada pekerjaan harian menjadi pelaku usaha peternakan yang lebih mandiri.
Sebelumnya, anggota kelompok menggantungkan penghidupan dari pekerjaan harian dan aktivitas di perkebunan kelapa sawit dengan penghasilan yang tidak menentu. Melihat potensi lahan, sumber air, dan lingkungan yang mendukung, Ketua Kelompok Luang Bonsu, Gobang, berinisiatif mengembangkan budidaya bebek petelur. Namun, keterbatasan pengalaman, modal, dan tingginya harga pakan menjadi kendala utama.
Melalui Program SEMARAK RIAU, kelompok memperoleh bantuan sarana produksi serta pelatihan budidaya bebek petelur, pengelolaan kesehatan ternak, dan manajemen usaha. Pendampingan tersebut memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha peternakan yang sesuai dengan potensi wilayah mereka.
Kini, hampir 300 ekor bebek dipelihara secara gotong royong oleh anggota kelompok. Setiap hari mereka mengelola kandang, memberi pakan, menjaga kesehatan ternak, hingga memungut hasil produksi yang telah mencapai lebih dari 250 butir telur per hari. Penjualan telur menjadi sumber pendapatan rutin yang membantu meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.
“Dulu kami hanya menunggu ada pekerjaan setiap hari. Kalau tidak ada yang memanggil bekerja, berarti tidak ada penghasilan. Sekarang setiap pagi kami mengumpulkan telur hasil ternak sendiri. Bagi kami, telur-telur itu bukan hanya untuk dijual, tetapi menjadi bukti bahwa kami bisa membangun penghidupan dari tanah kami sendiri,” ujar Gobang.
Program SEMARAK RIAU merupakan bagian dari komitmen PT Pertamina Hulu Rokan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Selain meningkatkan pendapatan, program ini juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi lokal sehingga mampu membangun usaha produktif, berdaya saing, dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi komunitas di sekitar wilayah operasi perusahaan.







Komentar