Harimau Sumatera Resahkan Warga Inhil, Sekolah di Desa Sungai Danai Beralih ke Belajar dari Rumah

Inhil, Lingkungan36 Dilihat

Indragiri Hilir (Riaunews.com) – Konflik antara manusia dan satwa liar melumpuhkan aktivitas warga di Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir. Kemunculan harimau Sumatera di sekitar permukiman hingga diduga menyerang hewan ternak memicu kepanikan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

Keresahan warga meningkat setelah seekor sapi ditemukan mengalami luka parah pada bagian kaki yang diduga akibat diterkam harimau Sumatera. Ancaman tersebut membuat masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah karena khawatir terhadap keselamatan.

Sebagai langkah antisipasi, seluruh kegiatan belajar mengajar tatap muka di Desa Sungai Danai dihentikan sementara mulai Senin (27/7/2026) dan dialihkan ke sistem belajar dari rumah.

“Kami telah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Desa Sungai Danai untuk meliburkan siswa, guru, hingga tenaga kependidikan dari kehadiran fisik. Kegiatan belajar mengajar tatap muka resmi dihentikan sementara dan dialihkan secara penuh ke sistem daring dari rumah masing-masing. Langkah ini diambil demi keselamatan bersama hingga situasi dinyatakan benar-benar aman,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir, Abdul Rasyid.

Desa Minta BKSDA Segera Turun Tangan

Pemerintah Desa Sungai Danai juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko terjadinya konflik antara warga dengan satwa liar.

Kepala Desa Sungai Danai, Halim, mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat resmi kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau agar Tim Penanganan Konflik Satwa segera diterjunkan ke lokasi.

“Kemunculan harimau di Desa Sungai Danai memang sangat meresahkan dan menjadi perhatian utama kami saat ini. Kami mengimbau seluruh warga agar mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak demi menjaga keselamatan bersama. Pihak desa juga sudah melayangkan surat resmi ke BKSDA Provinsi Riau agar tim penanganan konflik satwa segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi,” ujarnya. Hingga kini, warga masih menunggu langkah penanganan dari BKSDA untuk mengamankan harimau sekaligus memastikan situasi di Desa Sungai Danai kembali kondusif.

Komentar