Tertangkap Kamera Drone,BBKSDA Riau Pantau Harimau Sumatera di Inhil

Inhil, Lingkungan23 Dilihat

Indragiri Hilir (Riaunews.com) – Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dikerahkan untuk memantau keberadaan Harimau Sumatera yang dilaporkan memasuki kawasan permukiman warga di Desa Sungai Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir. Tim memasang camera trap dan menerbangkan drone untuk memantau pergerakan satwa dilindungi tersebut.

Langkah itu merupakan tindak lanjut atas laporan interaksi negatif antara manusia dan Harimau Sumatera yang terjadi pada Jumat (24/7/2026), setelah seekor harimau diduga memangsa ternak milik warga. Dalam kegiatan tersebut, tim WRU didampingi perangkat desa dan Kanit Reskrim Polsek Pulau Burung.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengatakan hasil identifikasi di lokasi menemukan jejak baru yang diduga berasal dari Harimau Sumatera.

“Hasil identifikasi di lokasi, petugas menemukan jejak baru yang diduga berasal dari Harimau Sumatera,” kata Supartono, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan, jejak yang ditemukan memiliki ukuran telapak kaki sepanjang 14 sentimeter dengan lebar 13 sentimeter. Untuk memastikan arah pergerakan satwa, petugas memasang camera trap dan melakukan pemantauan udara menggunakan drone di sekitar lokasi.

Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Selain melakukan pemantauan, petugas BBKSDA Riau memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun maupun di sekitar lokasi kemunculan harimau. Warga juga diminta mengandangkan ternak seperti sapi dan kambing guna mengurangi potensi kedatangan satwa liar ke kawasan permukiman.

“Tim juga menyarankan masyarakat menggunakan meriam spiritus sebagai salah satu cara menghalau satwa tersebut agar kembali ke habitat alaminya tanpa melukainya,” ujar Supartono.

Sementara itu, Direktur Jenderal KSDAE, Satyawan Pudyatmoko, mengingatkan bahwa Harimau Sumatera merupakan satwa endemik yang dilindungi undang-undang dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.

“Harimau Sumatera adalah satwa kunci sekaligus kebanggaan Pulau Sumatera. Mari kita jaga alam beserta isinya demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang membahayakan satwa tersebut. Warga yang melihat atau mengetahui keberadaan Harimau Sumatera diminta segera melapor kepada petugas BBKSDA Riau atau aparat setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, sehingga keselamatan masyarakat dan kelestarian satwa tetap terjaga.

Komentar