Pekanbaru (Riaunews.com) – Sebanyak 26 titik panas atau hotspot terdeteksi di Provinsi Riau berdasarkan pembaruan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru pada Rabu (2/9/2026) pukul 07.00 WIB. Data tersebut merupakan hasil pemantauan hotspot hingga pukul 23.00 WIB.
Secara keseluruhan, BMKG mencatat 1.310 hotspot di wilayah Sumatera. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 765 titik, disusul Bangka Belitung 249 titik dan Lampung 103 titik.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R, mengatakan hotspot di Riau tersebar di tujuh kabupaten. Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni enam titik.
“Jika dirinci, sebaran hotspot Riau yakni Rokan Hulu dua titik, Rokan Hilir empat titik, Bengkalis enam titik, Kuantan Singingi tiga titik, Pelalawan tiga titik, Indragiri Hilir empat titik dan Indragiri Hulu empat titik,” ujarnya.
Hotspot Tersebar di Tujuh Kabupaten
Selain Bengkalis, Rokan Hilir dan Indragiri Hilir masing-masing terdeteksi empat hotspot. Indragiri Hulu juga mencatat empat titik panas.
Sementara itu, Kuantan Singingi dan Pelalawan masing-masing terpantau tiga hotspot. Adapun Rokan Hulu memiliki dua titik panas.
Dengan demikian, hotspot di Riau tersebar di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.
Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah
Di tengah masih terdeteksinya hotspot, kondisi cuaca Riau pada Rabu juga berpotensi hujan di sejumlah wilayah. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang terjadi di Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan sejumlah daerah lainnya.
BMKG juga mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Rokan Hulu dan Rokan Hilir pada pagi serta malam hari.
Masyarakat diimbau tetap mengikuti perkembangan informasi cuaca dan kondisi kebakaran hutan dan lahan dari BMKG, terutama di wilayah yang masih terdeteksi titik panas.







Komentar