Bengkalis (Riaunews.com) – Pelarian seorang pria berinisial Z yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus narkotika berakhir setelah Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis berhasil menangkapnya di Jalan Tegal Sari Km 4, Kelurahan Balai Makam, Kecamatan Mandau, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 19.50 WIB. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat melalui layanan Call Center Polri 110.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Polres Bengkalis Bripka Juliandi Bazrah mengatakan informasi dari masyarakat langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan hingga petugas berhasil menemukan dan mengamankan Z. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika.
Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan dua paket kecil diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,37 gram yang disimpan di saku jaket tersangka. Petugas juga menyita satu unit telepon genggam sebagai barang bukti. Berdasarkan pemeriksaan awal, Z mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang berinisial D yang kini masih dalam pencarian.
Polisi Kembangkan Jaringan
Hasil tes urine terhadap Z menunjukkan positif mengandung methamphetamine dan amphetamine. Saat ini, penyidik Satresnarkoba Polres Bengkalis masih mengembangkan kasus tersebut untuk memburu D sekaligus mengungkap jaringan peredaran narkotika yang diduga terkait dengan tersangka.
Juliandi mengapresiasi keberanian masyarakat yang memberikan informasi kepada kepolisian. Ia menegaskan setiap laporan, sekecil apa pun, sangat membantu pengungkapan kasus narkotika dan memastikan identitas pelapor akan dirahasiakan serta dilindungi.
Polres Bengkalis kembali mengajak masyarakat berperan aktif dalam pemberantasan narkotika dengan memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk melaporkan aktivitas mencurigakan. Polisi menegaskan upaya memerangi narkotika merupakan tanggung jawab bersama demi melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.







Komentar