Pekanbaru (Riaunews.com) – Fraksi Gerindra DPRD Riau meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memperkuat pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah agar lebih mengutamakan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen.
Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Riau, Androy Aderianda, mengatakan hingga saat ini masih banyak perusahaan yang beroperasi dan memperoleh keuntungan di Riau, namun belum memberikan porsi yang memadai bagi masyarakat setempat untuk bekerja.
“Hari ini tenaga kerja lokal di Riau banyak. Namun perusahaan-perusahaan di Riau belum dapat membawa tenaga-tenaga kerja lokal,” ujar Androy, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau perlu mengambil langkah lebih serius untuk memastikan peluang kerja yang tersedia dapat diisi oleh tenaga kerja asal Riau.
“Kami berharap, Disnaker dapat lebih fokus menunjang tenaga kerja lokal ini,” katanya.
Soroti Peran CSR Perusahaan
Selain persoalan ketenagakerjaan, Androy juga menyoroti kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Ia menilai perusahaan perlu meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial di sekitar wilayah operasionalnya, seperti sektor pendidikan, kesehatan, penanganan stunting, hingga pengentasan kemiskinan.
Menurut Androy, pembangunan daerah tidak seharusnya hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Perusahaan yang menjalankan usaha di Riau juga diharapkan ikut berkontribusi dalam mendukung program-program pembangunan pemerintah daerah.
Karena itu, Fraksi Gerindra mendorong Pemprov Riau membangun sinergi yang lebih kuat dengan dunia usaha agar pelaksanaan program CSR dapat diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, penanganan stunting, penciptaan lapangan kerja, serta pengentasan kemiskinan di Provinsi Riau.
