Lampaui Target PAD dari Bea Balik Nama Kendaraan di Pekanbaru Capai Rp23,72 Miliar

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp23,72 miliar dari sektor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sepanjang Januari hingga pertengahan Juni 2026.

Capaian tersebut telah melampaui target yang ditetapkan untuk semester pertama tahun 2026 dan mengalami kenaikan sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan, mengatakan peningkatan tersebut menjadi indikator membaiknya kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor.

“Peningkatan ini tentu kita sangat bersyukur karena sudah melebihi target, dan terjadi kenaikan sekitar 20 persen dari periode yang sama tahun lalu,” kata Denny, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, tingginya realisasi penerimaan BBNKB memberikan dampak positif terhadap pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor.

“Dengan meningkatnya kepatuhan wajib pajak, ini tentu mendongkrak pendapatan kita dari sektor pajak kendaraan bermotor,” ujarnya.

Bapenda Gencarkan Razia dan Pendataan Wajib Pajak

Denny menjelaskan, Bapenda Kota Pekanbaru terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan BBNKB.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar razia gabungan bersama Dinas Perhubungan, Satuan Lalu Lintas, dan Bapenda Provinsi Riau untuk mendata sekaligus mengedukasi masyarakat yang masih menunggak pajak kendaraan.

Selain itu, Bapenda juga melibatkan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam kegiatan pendataan wajib pajak di tengah masyarakat.

“Seperti menggelar razia bersama tim gabungan dari Dinas Perhubungan, Satlantas dan juga Bapenda Provinsi Riau. Kemudian kita juga melakukan pendataan melibatkan kader PKK,” jelasnya.

Bapenda berharap berbagai langkah tersebut dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu, sehingga mampu memperkuat penerimaan daerah dan mendukung pembiayaan pembangunan di Kota Pekanbaru.

Komentar