Patroli Tiap 2 Jam, Dishub Pekanbaru Intensif Tertibkan Pak Ogah di Titik U-Turn

Pekanbaru40 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus melakukan penertiban terhadap pengatur lalu lintas ilegal atau pak ogah yang masih kerap beroperasi di sejumlah titik putar balik kendaraan atau U-turn.

Keberadaan pak ogah masih ditemukan di sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Tuanku Tambusai, Jalan HR Soebrantas, dan Jalan Soekarno-Hatta. Mereka disebut kerap beroperasi secara kucing-kucingan dengan petugas di lapangan.

Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi mengatakan, pihaknya rutin melakukan patroli untuk menindak keberadaan pak ogah di sejumlah ruas jalan dalam kota.

“Petugas patroli kita, per dua jam itu keliling ke jalan-jalan dalam kota. Ada dari regu Patwil, motoris, ataupun dari regu patwal,” kata Masykur, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga mengamankan pak ogah yang masih nekat beroperasi di lokasi putar balik kendaraan.

Dinilai Ganggu Lalu Lintas

Masykur menilai keberadaan pak ogah di titik U-turn tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Penertiban itu pasti, pak ogah ini kita tertibkan, kita imbau supaya tidak turun ke jalan lagi,” jelasnya.

Ia menyebut para pak ogah kerap menghindari petugas saat penertiban berlangsung. Karena itu, Dishub mengajak masyarakat agar tidak memberikan uang kepada pak ogah dalam bentuk apa pun.

“Kami mengimbau masyarakat pengguna jalan untuk sama-sama kompak tidak memberikan apa pun kepada pak ogah,” pungkasnya.