DPRD Pekanbaru Ingatkan Pemko Penanganan Banjir Jangan Hanya Wacana

Pekanbaru49 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Rois, mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar penanganan banjir tahun 2026 benar-benar direalisasikan secara maksimal.

Ia menilai, upaya penanganan banjir harus segera dieksekusi agar pembangunan infrastruktur jalan tidak kembali rusak akibat genangan air.

“Fokus pemerintah tahun 2026 ini memang penanganan banjir, makanya anggarannya cukup besar lebih dari Rp100 miliar,” kata Rois, Sabtu (16/5/2026).

Politisi PKS itu menegaskan anggaran tersebut harus diprioritaskan untuk kawasan yang selama ini menjadi langganan banjir dan genangan air.

“Saya pikir itu patut disegerakan, tentu dengan skala prioritas daerah-daerah yang memang menjadi langganan banjir,” ujarnya.

Jalan Baru Terancam Rusak

Rois menilai penanganan drainase dan banjir harus berjalan beriringan dengan pembangunan jalan agar hasil pembangunan tidak sia-sia.

Ia mencontohkan sejumlah ruas jalan yang baru dilakukan overlay atau pengaspalan pada 2025 terancam kembali rusak akibat terlalu lama tergenang air.

“Jangan sampai jalan yang baru di-overlay, sudah bagus dan mulus, karena lama tergenang air akhirnya aspalnya jadi keriting lagi. Sangat disayangkan,” jelasnya.

Menurutnya, jika persoalan banjir tidak segera ditangani, pemerintah berpotensi kembali mengeluarkan anggaran untuk memperbaiki jalan yang sama.

“Akibatnya rencana penambahan aspal tahun ini malah bisa mengulang pekerjaan yang sama lagi,” katanya.

Karena itu, Rois meminta Pemko Pekanbaru memaksimalkan anggaran penanganan banjir dan mempercepat pengerjaan di titik-titik rawan genangan.

“Maksimalkan dana yang ada itu dan segera dieksekusi untuk daerah-daerah yang betul-betul rawan banjir,” tutupnya.

Komentar