Pekanbaru (Riaunews.com) – Tim gabungan akhirnya berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di dua wilayah Provinsi Riau, yakni Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dan Kabupaten Pelalawan.
Kebakaran di Rohil terjadi di wilayah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas. Sementara di Pelalawan, titik api berada di kawasan Pulau Mendol, Kecamatan Kuala Kampar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau, M Edy Afrizal, mengatakan kondisi di lapangan kini sudah jauh lebih terkendali. Berdasarkan laporan terakhir pada Rabu (6/5/2026), api tidak lagi merembet ke area baru.
“Kebakaran di Rohil dan Pelalawan sudah padam. Dari laporan yang kami terima, saat ini hanya tersisa asap tipis di beberapa titik bekas kebakaran,” kata Edy Afrizal, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, proses pemadaman dilakukan secara simultan dengan melibatkan tim darat gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan Manggala Agni. Petugas fokus melakukan lokalisir agar api tidak meluas ke kawasan hutan maupun perkebunan warga.
“Fokus utama petugas melakukan penyiraman intensif pada pusat kobaran api yang berada di lapisan gambut dalam,” ujarnya.
Helikopter Water Bombing Dikerahkan
Edy menjelaskan, medan yang sulit menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Di wilayah Rohil misalnya, titik api berada di area terpencil yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara sehingga sulit dijangkau melalui jalur darat.
Untuk mempercepat penanganan, Pemprov Riau mengerahkan tiga unit helikopter water bombing. Dua unit difokuskan di Kuala Kampar, Pelalawan, sementara satu unit lainnya diterjunkan ke Panipahan, Rohil.
“Kami memaksimalkan dukungan udara untuk memastikan api benar-benar mati,” jelasnya.
Meski api telah padam, petugas masih tetap bersiaga di lokasi guna melakukan pendinginan atau cooling down. Langkah tersebut dinilai penting mengingat bara api di lahan gambut kerap masih tersimpan di bawah permukaan tanah dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Selain pendinginan, tim gabungan juga melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.
BPBD Damkar Riau turut mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin kencang melanda wilayah pesisir Riau.







Komentar