Pekanbaru (Riaunews.com) – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Riau dalam beberapa hari terakhir dikeluhkan masyarakat. Warga menyebut kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax 92 menjadi penyebab utama kepadatan tersebut.
Menanggapi hal itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan tidak ada pengurangan kuota BBM untuk wilayah Riau menjelang libur panjang.
“Tidak ada pengurangan BBM untuk Riau,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, Jumat (1/5/2026).
Konsumsi Meningkat, SPBU Padat
Fahrougi menjelaskan, kepadatan antrean lebih disebabkan oleh meningkatnya konsumsi BBM seiring tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang 1–3 Mei 2026.
“Ketersediaan BBM aman dan mencukupi. Namun, memang terjadi peningkatan konsumsi sehingga memicu antrean di beberapa SPBU, terutama pada jam tertentu,” jelasnya.
Penyaluran Ditambah 20 Persen
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina meningkatkan penyaluran BBM, khususnya jenis Solar dan Pertalite, hingga 20 persen dari rata-rata normal.
Selain itu, pengawasan distribusi juga diperketat dengan koordinasi bersama seluruh lembaga penyalur agar pasokan tetap lancar di lapangan.
Pertamina turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, serta membeli BBM sesuai kebutuhan.
“Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan dan distribusi energi, khususnya saat terjadi peningkatan kebutuhan seperti long weekend,” pungkas Fahrougi.







Komentar