Pekanbaru (Riaunews.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan akan memberikan sanksi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat dalam praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Ia juga meminta seluruh ASN melaporkan jika mengetahui adanya indikasi praktik tersebut.
SF Hariyanto mengaku prihatin dengan kasus dugaan jual beli jabatan yang mencuat di Kabupaten Kuantan Singingi. Menurutnya, praktik tersebut mencoreng integritas birokrasi dan menghambat upaya membangun pemerintahan yang bersih.
“Miris, jadinya malu dan sedih kita. Ada yang harus berhutang, karena harus membayar jabatan. Sampai kapan seperti ini,” kata SF Hariyanto.
Tegaskan Sanksi bagi Pemberi dan Penerima
SF menegaskan tidak akan mentoleransi praktik jual beli jabatan. Ia menyatakan akan memberikan sanksi kepada siapa pun yang terlibat, baik sebagai pemberi maupun penerima.
“Kalau ada yang melakukan, menerima dan memberi, saya beri sanksi. Percayalah, sudah tidak zamannya bekerja pakai duit, naik jabatan pakai duit,” tegasnya.
Menurutnya, praktik seperti itu hanya akan menghambat pembangunan daerah. Karena itu, ia mengajak seluruh ASN bekerja secara profesional, menjaga loyalitas, serta mengemban tugas dengan penuh keikhlasan.
“Makanya saya tekankan, kepada adik-adik ASN bekerjalah dengan baik, dengan ikhlas, jaga loyalitas, jaga kerahasiaan. Kalianlah penerus, karena kami sebentar lagi akan pensiun semua,” ujarnya.
Jamin Kerahasiaan Pelapor
SF Hariyanto mengatakan pemerintah sedang menyiapkan fondasi birokrasi yang lebih baik bagi generasi penerus di Riau. Ia berharap seluruh ASN dapat bersatu membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Ia juga meminta ASN segera melaporkan apabila ada pimpinan atau pejabat yang mengarahkan bawahannya untuk melakukan pelanggaran. Menurutnya, identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya.
“Kalau ada pimpinan yang mengarahkan, seperti ini, seperti itu, silakan laporkan ke saya. SMS saya, tuliskan nama jelas, alamat jelas, nomor telepon, saya jaga kerahasiaannya,” pungkasnya.
