Rokan Hilir (Riaunews.com) – Situasi di Desa Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, sempat memanas setelah ratusan warga berupaya membobol rumah yang diduga milik bandar narkoba, Minggu (12/4/2026).
Aksi massa yang dipicu emosi itu membuat kondisi di lokasi berada di titik rawan. Teriakan dan dorongan warga nyaris memicu kericuhan yang lebih besar.
Menanggapi hal tersebut, Tim Pengendalian Huru Hara (PHH) Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Riau yang dipimpin Efadhoni Lilik Pamungkas bersama personel gabungan Polres Rokan Hilir langsung turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi.
Kehadiran aparat yang juga dipimpin Kapolres Rokan Hilir dan Danyon B Pelopor menjadi penyeimbang di tengah tekanan massa. Dengan perlengkapan lengkap, personel Brimob memilih pendekatan humanis dan persuasif, tanpa mengedepankan tindakan represif.
Selama sekitar dua jam, aparat berupaya menenangkan warga. Pendekatan komunikasi yang dilakukan akhirnya berhasil meredam emosi massa hingga situasi kembali kondusif.
Dansat Brimob Polda Riau, I Ketut Gede Adi Wibawa, menyatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kesiapsiagaan personel serta sinergi di lapangan.
Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan tetap mengedepankan profesionalitas dan tidak terpancing provokasi.
“Kehadiran Brimob tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa terlindungi dan dapat menyampaikan aspirasi secara tertib,” ujarnya.







Komentar