Pekanbaru (Riaunews.com) – Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Riau mulai menyisir seluruh perusahaan yang beroperasi di Riau. Langkah ini dilakukan untuk menggali potensi pendapatan daerah, khususnya dari sektor penggunaan bahan bakar, air permukaan, hingga data alat berat.
Ketua Pansus, Abdullah, mengatakan upaya ini penting untuk memastikan seluruh potensi pemasukan daerah dapat dimaksimalkan.
“Kita harus gali semua potensi pemasukan, karena kalau tidak, APBD Riau tahun 2027 bahkan lebih kecil dari 2026,” ujarnya, Ahad (5/4/2026).
Cegah Penurunan APBD
Menurut Abdullah, jika potensi pendapatan tidak digarap secara serius, maka Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau berisiko mengalami penurunan pada tahun 2027.
Untuk itu, Pansus akan melakukan pengecekan data secara maraton terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di berbagai sektor di Riau.
Target APBD Naik Dua Digit
Ia berharap langkah ini mampu mendongkrak pendapatan daerah secara signifikan. Bahkan, pihaknya optimistis APBD Riau pada 2027 bisa mengalami peningkatan hingga dua digit.
“Kalau kita optimis APBD dua digit. Cuma memang harus mulai dari sekarang untuk 2027,” ucapnya.
Melalui langkah penyisiran dan pendataan ulang ini, DPRD Riau menargetkan optimalisasi pendapatan daerah dapat tercapai dan berdampak pada peningkatan kapasitas fiskal daerah untuk pembangunan ke depan.
