Kasus HIV di Riau Tembus 11 Ribu, Pekanbaru Jadi Episentrum

Kesehatan, Pekanbaru95 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Kasus HIV di Provinsi Riau menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, sejak 1997 hingga 2025 tercatat sebanyak 11.336 kasus di wilayah tersebut.

Dari jumlah itu, Pekanbaru menjadi daerah dengan kontribusi tertinggi, yakni sekitar 58,20 persen atau setara dengan 6.598 kasus. Tingginya angka ini menjadikan ibu kota provinsi tersebut sebagai episentrum penyebaran HIV di Riau.

DPRD Soroti Perlunya Langkah Serius

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Pekanbaru Aidhil Nur Putra menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai tingginya kasus HIV harus menjadi alarm serius bagi pemerintah untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat perlu lebih digencarkan, terutama terkait pola hidup sehat dan pencegahan penularan HIV. Selain itu, akses terhadap layanan kesehatan juga harus ditingkatkan, termasuk pemeriksaan dini dan pengobatan berkelanjutan bagi penderita.

Tekankan Hapus Stigma di Masyarakat

Aidhil Nur Putra juga menekankan bahwa persoalan HIV bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga persoalan sosial yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

Ia mengingatkan pentingnya menghapus stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS, agar mereka tidak takut untuk memeriksakan diri dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

“Ini bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga persoalan sosial yang membutuhkan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.

Dengan tingginya angka kasus di Pekanbaru, ia berharap pemerintah segera mengambil langkah strategis dan terukur guna menekan laju penyebaran HIV sekaligus meningkatkan kualitas hidup para penderita.

Komentar