Tradisi Aghi Ghayo Onam di Kampar, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan

Budaya, Kampar93 Dilihat

Kampar (Riaunews.com) – Kemeriahan Aghi Ghayo Onam atau Hari Raya Enam terasa kental dalam kebersamaan masyarakat di Dusun Uwai, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, Sabtu (28/3/2026). Tradisi tahunan yang digelar setiap 8 Syawal ini menjadi penutup rangkaian puasa sunah enam hari setelah Idulfitri.

Perayaan diawali dengan berbagai kegiatan khas, seperti Festival Lomang, ziarah kubur, hingga makan bajambau atau makan bersama. Seluruh rangkaian tersebut mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan kekeluargaan yang diwariskan secara turun-temurun.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, yang turut hadir menyebutkan bahwa Hari Raya Enam memiliki makna spiritual yang mendalam bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, perayaan ini menjadi bentuk refleksi setelah menjalankan ibadah puasa sunah enam hari, sekaligus diharapkan dapat menyempurnakan ibadah yang telah dilakukan sebelumnya.

Selain itu, Syahrial menilai Aghi Ghayo Onam juga berperan sebagai pengikat ukhuwah antarmasyarakat. Tradisi ini mengajarkan pentingnya menjaga silaturahmi, persatuan, serta menumbuhkan rasa kasih sayang dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Provinsi Riau pun menyatakan dukungan terhadap pelestarian tradisi tersebut. Diharapkan, nilai-nilai budaya dan keagamaan yang terkandung dalam Aghi Ghayo Onam dapat terus dijaga, sekaligus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Komentar