Bupati Bengkalis Buka Festival Lampu Colok 2026

Bengkalis, Budaya176 Dilihat

Bengkalis (Riaunews.com) – Bupati Kasmarni secara resmi membuka Festival Lampu Colok Tahun 2026 yang dipusatkan di Jalan Utama Dusun Kampung Parit, Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis, Senin (16/3/2026).

Festival tersebut digelar sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya tak benda masyarakat Melayu dalam menyambut malam-malam terakhir bulan suci Ramadan sekaligus menyongsong Hari Raya Idulfitri.

Tradisi Turun-Temurun Masyarakat Melayu

Dalam sambutannya, Kasmarni mengatakan Festival Lampu Colok merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Melayu yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan budaya di Kabupaten Bengkalis.

Menurutnya, tradisi tersebut tidak hanya memperindah suasana kampung dengan cahaya lampu colok yang disusun secara artistik, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan, kreativitas, serta semangat gotong royong masyarakat.

“Festival Lampu Colok ini merupakan warisan budaya tak benda yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Selain memperindah suasana kampung, tradisi ini juga memperkuat nilai kebersamaan dan kekompakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa melalui festival tersebut masyarakat tidak hanya menampilkan keindahan cahaya lampu colok, tetapi juga meneguhkan identitas budaya daerah, khususnya Kabupaten Bengkalis.

Komitmen Melestarikan Budaya di Tengah Efisiensi Anggaran

Kasmarni juga menegaskan bahwa meskipun saat ini pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran di berbagai sektor, Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap berkomitmen menjaga dan melestarikan tradisi serta budaya masyarakat yang sarat nilai kearifan lokal.

“Walaupun dalam kondisi efisiensi anggaran, Festival Lampu Colok tahun ini tetap kita laksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus berkarya dan berpartisipasi dalam kegiatan positif,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan festival ini diharapkan semangat kebersamaan masyarakat terus terjaga sekaligus memperkuat identitas budaya daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Bengkalis.

Selain itu, Festival Lampu Colok juga menjadi salah satu daya tarik budaya yang dapat mempererat silaturahmi masyarakat serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap tradisi daerah.