Jakarta (Riaunews.com) – Siak dinilai memiliki magnet kuat sebagai pusat budaya Melayu yang dapat menjadi wajah budaya Melayu Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Hal itu disampaikan anggota DPR RI Hendry Munief saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Promosi Branding Wonderful Indonesia Melalui Penguatan Konten” hasil kerja sama dengan Kementerian Pariwisata.
Menurut Hendry, Siak bukan daerah biasa karena memiliki kekuatan sejarah, budaya, dan identitas Melayu yang masih terjaga hingga saat ini.
“Siak memiliki kekuatan sejarah, budaya, dan identitas Melayu yang sangat kuat. Kalau Bali dikenal karena alamnya, maka Siak dikenal dunia karena kekuatan sejarah dan peradaban Melayunya,” ujar Hendry Munief.
Ia menilai potensi besar yang dimiliki Siak harus dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis identitas budaya daerah.
Hendry mengatakan pihaknya di DPR RI terus mendorong Kementerian Pariwisata agar memberikan perhatian lebih besar kepada Provinsi Riau, khususnya Kota Siak, dalam penguatan branding Wonderful Indonesia sektor budaya.
Menurutnya, tidak banyak daerah di Indonesia yang memiliki warisan Kesultanan Melayu, istana bersejarah, serta identitas budaya yang masih hidup dan berkembang hingga sekarang.
Anak Muda Diminta Jadi Penggerak Branding Budaya
Hendry menegaskan peran generasi muda sangat penting dalam memperkuat promosi budaya Melayu di era digital. Ia meminta anak muda Siak tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga menjadi penggerak narasi dan promosi daerah.
“Kita ingin lahir kreator lokal Siak, videografer wisata, dan storyteller budaya Melayu. Ini bisa digerakkan oleh anak muda baik milenial, Gen Z, maupun Gen Alpha,” katanya.
Ia berharap generasi muda dapat menjadi duta digital budaya Melayu yang mampu memperkenalkan potensi Siak kepada masyarakat luas melalui konten kreatif di berbagai platform media sosial.
