Ratusan Guru Bantu di Riau Dirumahkan, DPRD Jadwalkan Pertemuan dengan Guru Terdampak

Pekanbaru (Riaunews.com) – Sebanyak 401 guru bantu di Provinsi Riau terpaksa dirumahkan setelah pembiayaan mereka tidak lagi ditanggung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Kebijakan ini terjadi menyusul aturan terbaru dari pemerintah pusat terkait pengalihan kewenangan penggajian.

Dari total tersebut, sebanyak 321 guru bertugas di jenjang Pendidikan Dasar (Dikdas) dan 80 guru lainnya di jenjang Pendidikan Menengah (Dikmen). Selama ini para guru bantu tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung layanan pendidikan di berbagai sekolah.

Namun, setelah tanggung jawab penggajian dialihkan kepada pemerintah kabupaten/kota, banyak daerah tidak mampu menanggungnya karena keterbatasan anggaran. Akibatnya, ratusan guru tersebut tidak lagi bekerja.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Riau, Abdul Kasim, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari para guru yang terdampak kebijakan tersebut. Bahkan, menurutnya jumlah guru yang terdampak diperkirakan bisa mencapai ribuan orang.

“Kita sedang cari waktu untuk jadwal pertemuan dengan mereka. Kalau bisa besok, besok kita jadwalkan,” ujar politisi PKS dari daerah pemilihan Dumai, Bengkalis dan Kepulauan Meranti itu, Rabu (4/3/2026).

Ia mengaku prihatin dengan kondisi para guru yang sebelumnya digaji Pemprov Riau namun kini tidak lagi mendapatkan kepastian setelah kewenangannya dialihkan ke pemerintah kabupaten/kota yang belum memiliki anggaran untuk menampung mereka.

Komentar