Pemprov Riau Usulkan Lebih dari 100 SMA dan SMK untuk Direhabilitasi pada 2026

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kembali mengusulkan lebih dari 100 sekolah tingkat SMA dan SMK untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi dari pemerintah pusat pada tahun 2026. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengatakan program ini merupakan kelanjutan dari perbaikan sekolah yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Pada 2025 lalu, sebanyak 45 SMA dan SMK di Riau telah mendapatkan bantuan renovasi.

“Alhamdulillah, tahun lalu ada 45 SMA dan SMK yang direnovasi, ditambah satu Unit Sekolah Baru dan satu Sekolah Luar Biasa,” ujar Erisman, Rabu (4/3/2026).

Untuk tahun 2026, jumlah sekolah yang diusulkan meningkat. Pemprov Riau telah mengajukan sebanyak 33 SMK dan 76 SMA untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi dari kementerian terkait.

“Tahun ini yang sudah masuk daftar ada 33 SMK dan 76 SMA. Insyaallah kalau disetujui, akan dikerjakan tahun ini dengan sistem swakelola dari kementerian langsung ke sekolah,” jelasnya.

Erisman menuturkan, sistem swakelola tersebut memungkinkan anggaran dari kementerian disalurkan langsung kepada sekolah penerima. Dengan mekanisme ini, sekolah dapat mengelola dana perbaikan sesuai petunjuk teknis sehingga proses rehabilitasi diharapkan berjalan lebih cepat dan efektif.

Ia menambahkan, setiap sekolah yang diusulkan harus memenuhi sejumlah persyaratan, seperti memiliki sertifikat tanah, melampirkan foto kondisi bangunan, serta menunjukkan bahwa fasilitas sekolah memang dalam kondisi mendesak untuk diperbaiki. Setelah diusulkan oleh pemerintah daerah, kementerian akan melakukan verifikasi sebelum proyek rehabilitasi disetujui dan dilaksanakan.

Komentar