Pekanbaru (Riaunews.com) – Gelandangan dan pengemis mulai memadati sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru Selama Ramadan 1447 Hijriah. Mereka terlihat meminta belas kasihan dari para pengguna jalan yang melintas di berbagai titik persimpangan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Junaedy, mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang secara langsung kepada gelandangan dan pengemis di jalanan. Ia menilai kebiasaan tersebut justru memicu semakin banyaknya gelandangan dan pengemis bermunculan.
“Kami mengimbau warga, terutama pengguna jalan untuk tidak memberi uang kepada gelandangan dan pengemis di jalan,” kata Junaedy, Minggu (1/3/2026).
Menurutnya, para gelandangan dan pengemis kerap memanfaatkan rasa iba masyarakat, terlebih di momen Ramadan ketika kepedulian sosial meningkat. Kondisi ini membuat jumlah mereka terus bertambah di jalanan.
Junaedy menegaskan, masyarakat tetap dapat menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan melalui lembaga resmi yang berkompeten. Ia menyebut penyaluran melalui lembaga tersebut dinilai lebih tepat sasaran bagi fakir dan miskin.
Beberapa lembaga yang direkomendasikan untuk penyaluran donasi di antaranya Baznas, serta Rumah Zakat dan lembaga sosial lainnya yang menghimpun serta menyalurkan bantuan secara terstruktur.







Komentar