Jakarta (Riaunews.com) – Modus penipuan account take over (ATO) kembali marak dan mengancam pengguna layanan digital di Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, tercatat sebanyak 2.688 kasus ATO sepanjang Januari 2024 hingga Januari 2025.
Kejahatan siber ini dilakukan dengan mengambil alih akun korban secara tidak sah melalui pencurian data pribadi. Pelaku biasanya memulai aksinya dengan mengirim pesan menakutkan seperti “akun dibatasi” yang disertai tautan palsu untuk memancing korban memberikan data sensitif.
Dalam praktiknya, pelaku mengatasnamakan pihak tertentu dan meminta korban mengklik tautan mencurigakan untuk pemulihan akun. Dari situs palsu tersebut, korban diminta memasukkan username, password, hingga kode OTP yang kemudian dimanfaatkan pelaku untuk menguasai akun.
Ciri lain dari modus ATO adalah munculnya notifikasi login dari perangkat atau lokasi tak dikenal serta akun yang tiba-tiba tidak bisa diakses meski kata sandi sudah benar. Kondisi ini biasanya terjadi karena pelaku telah mengganti kata sandi sehingga pemilik akun kehilangan akses.
Selain itu, korban juga kerap menemukan aktivitas tidak wajar seperti pesan terkirim tanpa sepengetahuan, perubahan data pribadi, hingga transaksi finansial yang tidak pernah dilakukan. Pelaku bahkan tak jarang meminta uang dengan dalih pemulihan akun atau mengarahkan korban membuka pinjaman online.
Modus pengambilalihan akun pun semakin beragam, termasuk berpura-pura sebagai karyawan e-commerce atau kurir jasa kirim. Platform e-commerce seperti Shopee juga kerap dicatut untuk meyakinkan korban.
Untuk menghindari risiko ATO, pengguna disarankan tidak mengklik tautan mencurigakan dari pesan WhatsApp, SMS, email, atau media sosial yang meminta data pribadi seperti PIN, kata sandi, maupun kode OTP. Pengguna juga dianjurkan menghubungi layanan pelanggan melalui aplikasi resmi jika mengalami kendala, serta mengaktifkan verifikasi dua langkah dan rutin memperbarui kata sandi.
Sebagai bagian dari edukasi, Shopee juga menyediakan Buku AMAN (Antisipasi Modus Penipuan AMAN Mengatasnamakan Shopee) yang dapat diunduh pengguna untuk mengenali dan menghindari berbagai modus penipuan daring.







Komentar