Jakarta (Riaunews.com) – Pemerintah memastikan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan 2026 akan kembali dimulai pada 23 Februari 2026, setelah sempat dihentikan sementara di awal bulan puasa.
Penghentian sementara distribusi MBG dilakukan pada periode 18 hingga 22 Februari 2026. Kebijakan ini menyesuaikan dengan awal Ramadan serta jadwal libur dan aktivitas masyarakat pada masa tersebut.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan bahwa penyesuaian jadwal distribusi dilakukan agar pelaksanaan program tetap efektif dan tepat sasaran di tengah perubahan pola kegiatan masyarakat selama Ramadan.
Ia menegaskan bahwa setelah jeda tersebut, distribusi MBG akan kembali berjalan normal secara serentak mulai 23 Februari 2026 bagi seluruh penerima manfaat.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan skema penyaluran khusus menjelang Idulfitri, termasuk paket makanan dalam bentuk bundling untuk memastikan kebutuhan gizi penerima manfaat tetap terpenuhi selama periode libur.
Melalui penyesuaian ini, pemerintah berharap program MBG tetap berjalan optimal selama Ramadan dan mampu menjaga kecukupan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok sasaran program.
