Bupati Siak Temui Menhub, Bahas Evaluasi dan Pembenahan Pelabuhan KITB

Jakarta (Riaunews.com) – Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli melakukan pertemuan dengan Dudy Purwagandhi yang didampingi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud pada Kamis (12/2/2026). Pertemuan tersebut membahas evaluasi pengelolaan pelabuhan di Kabupaten Siak serta langkah pembenahan ke depan.

Dalam pertemuan itu, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menyoroti pengelolaan pelabuhan oleh PT Samudera Siak yang dinilai tidak optimal dalam beberapa tahun terakhir hingga berujung pada ambruknya fisik pelabuhan di kawasan KITB.

Afni menegaskan, direksi lama PT Samudera Siak telah diberhentikan secara tidak hormat. Ia menyampaikan Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen melakukan pembenahan menyeluruh jika kembali diberi kepercayaan mengelola pelabuhan tersebut.

“Saya menegaskan bahwa direksi lama telah dipecat secara tidak hormat, dan kami memiliki komitmen kuat membenahi pelabuhan di KITB saat nanti diberi kesempatan kedua,” ujar Afni.

Ia juga menyebut Menteri Perhubungan mendukung apabila BUMD Siak kembali menjadi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) di KITB. Namun, Kementerian menyarankan agar tidak lagi menggunakan badan hukum PT Samudera Siak karena masih terdapat persoalan hukum yang harus diselesaikan.

Selain itu, Afni melaporkan dampak ambruknya pelabuhan KITB yang menyebabkan kapal berhenti beroperasi dan ratusan warga kehilangan pekerjaan. Pemkab Siak pun mengajukan izin Ship-to-Ship (STS) transfer sementara agar aktivitas pelabuhan tetap berjalan dan tenaga kerja lokal dapat kembali bekerja.

Dalam kesempatan tersebut, Afni juga mengusulkan pembangunan jembatan timbang untuk mencegah kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), guna menjaga kualitas Jembatan Siak Tengku Agung Sultanah Latifah serta keselamatan pengguna jalan. Seluruh usulan tersebut mendapat tanggapan positif dari Kementerian Perhubungan dan akan ditindaklanjuti secara administratif maupun teknis.

Komentar