Sekdaprov: Riau Fokus pada Partisipasi Sipil dan Infrastruktur Digital

Pekanbaru (Riaunews.com) – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi menegaskan fokus Pemerintah Provinsi Riau pada penguatan partisipasi masyarakat sipil dan pembangunan infrastruktur digital dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (Fisip UR), Selasa (27/1/2025).

Syahrial mengatakan, forum konsultasi publik merupakan instrumen penting untuk mendorong pelayanan publik yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Menurutnya, standar pelayanan publik harus disusun secara partisipatif, berbasis data, serta mampu menjawab dinamika kebutuhan masyarakat.

Ia menekankan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung agenda tersebut. Kampus dinilai tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai motor penguatan tata kelola, peningkatan Indeks Modal Manusia, serta lahirnya inovasi pelayanan publik. Pemprov Riau, kata Syahrial, membuka ruang kolaborasi luas dengan dunia akademik.

Dalam paparannya, Syahrial menjelaskan arah kebijakan Riau yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045. Pada tahap awal tahun 2026, fokus pembangunan diarahkan pada penguatan fondasi transformasi melalui peningkatan partisipasi masyarakat sipil, penguatan infrastruktur pelayanan publik, inovasi layanan, serta percepatan digitalisasi dan audit Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Ia juga memaparkan sejumlah tantangan pembangunan di Riau, di antaranya kesenjangan tingkat kemiskinan antardaerah, capaian rata-rata lama sekolah yang masih di bawah harapan, serta meningkatnya prevalensi stunting pada 2024. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan kebijakan pelayanan publik yang adaptif dan berbasis kolaborasi.

Syahrial berharap Forum Konsultasi Publik ini dapat menghasilkan rekomendasi konkret dan aplikatif yang tidak hanya bermanfaat bagi Fisip Universitas Riau, tetapi juga menjadi rujukan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan transformasi digital di Provinsi Riau.

Komentar