Rumah Singgah Tuan Kadi Direvitalisasi, Keaslian Cagar Budaya Tetap Dijaga

Pekanbaru (Riaunews.com) – Kawasan cagar budaya Rumah Singgah Tuan Kadi di Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, kini tengah direvitalisasi dengan dukungan anggaran dari pihak swasta. Pemerintah Kota Pekanbaru memastikan proses revitalisasi dilakukan tanpa mengubah keaslian bangunan bersejarah tersebut.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan, revitalisasi ini merupakan bagian dari upaya pelestarian cagar budaya agar tetap hidup dan relevan bagi masyarakat. Ia memastikan struktur utama Rumah Singgah Tuan Kadi tidak mengalami perubahan karena statusnya sebagai bangunan cagar budaya.

“Revitalisasi sudah berjalan, inilah yang bisa dilakukan untuk melestarikan cagar budaya. Struktur bangunan tidak boleh diubah, hanya bagian dalamnya yang kami lengkapi,” ujar Agung, Minggu (25/1/2026).

Agung menjelaskan, pengayaan dilakukan pada interior rumah singgah dengan menambah berbagai koleksi benda vintage yang sebelumnya belum tersedia. Penambahan ini dilakukan setelah Pemko Pekanbaru berkoordinasi dengan sejumlah museum di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru, Akmal Khairi, mengungkapkan bahwa revitalisasi tersebut mendapat bantuan dari Bank Indonesia senilai Rp200 juta. Bantuan itu berupa 78 item koleksi, mulai dari benda antik hingga diorama.

“Koleksi tersebut menambah nuansa tempo dulu di Rumah Singgah Tuan Kadi. Banyak di antaranya merupakan benda langka yang memiliki nilai sejarah tinggi,” jelas Akmal. Dengan revitalisasi ini, Rumah Singgah Tuan Kadi diharapkan semakin menarik sebagai destinasi wisata sejarah dan edukasi di Kota Pekanbaru.

Komentar