BPBD Riau: Belum Ada Daerah Ajukan Bantuan Korban Banjir

Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau menyebutkan hingga saat ini belum ada pemerintah kabupaten/kota yang mengajukan permintaan bantuan terkait penanganan korban banjir di wilayah masing-masing.

Kepala BPBD Damkar Riau, M Edy Afrizal, mengatakan pihaknya belum menerima permohonan bantuan, baik berupa logistik maupun peralatan evakuasi dari daerah terdampak banjir. Meski demikian, BPBD Riau tetap siaga jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Hingga saat ini belum ada daerah yang meminta bantuan untuk korban banjir, baik bantuan logistik maupun peralatan evakuasi,” ujar Edy Afrizal.

Ia mengimbau pemerintah kabupaten/kota di Riau agar tidak ragu mengajukan permohonan bantuan apabila kondisi banjir membutuhkan dukungan dari pemerintah provinsi. Pengajuan dapat dilakukan langsung melalui BPBD Riau.

Edy menjelaskan, dari sejumlah daerah yang sebelumnya dilaporkan terdampak banjir, sebagian besar kondisi air sudah berangsur surut. Banjir di Pekanbaru, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Siak dilaporkan telah surut, sementara genangan masih terjadi di Kabupaten Pelalawan dan Bengkalis.

Khusus di Kabupaten Bengkalis, banjir terjadi di wilayah Kecamatan Siak Kecil dan telah berlangsung cukup lama karena berada di kawasan cekungan sehingga air sulit mengalir. Meski demikian, tidak terdapat pengungsian di tenda darurat, karena warga memilih mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman.

BPBD Riau mencatat hingga kini terdapat 18 kejadian banjir di berbagai wilayah, dengan 13 titik berada di Pekanbaru, dua titik di Rokan Hulu, serta masing-masing satu titik di Siak, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi. Dari total kejadian tersebut, sebanyak 557 kepala keluarga dilaporkan terdampak.