Anggaran Disdik Pekanbaru 2026 Naik Jadi Rp804 Miliar, Terbesar di Lingkungan Pemko

Pekanbaru, Pendidikan129 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Komisi III DPRD Kota Pekanbaru bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru membahas rencana kerja tahun anggaran 2026 dalam rapat yang digelar Selasa (20/1/2026). Dalam rapat tersebut terungkap adanya kenaikan anggaran Disdik menjelang pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Anggaran Disdik yang sebelumnya berada di kisaran Rp761 miliar saat pembahasan KUA-PPAS, meningkat menjadi sekitar Rp804 miliar saat pengesahan APBD. Dengan kenaikan sekitar Rp40 miliar, Disdik Pekanbaru menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan alokasi anggaran terbesar di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Syafrian Tommy, menjelaskan penambahan anggaran tersebut sebagian besar dialokasikan untuk belanja pegawai, khususnya gaji guru dan tenaga pendidik di bawah Disdik Pekanbaru.

Selain belanja pegawai, Disdik Pekanbaru juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur pendidikan. Pada tahun 2026, Disdik menganggarkan Rp2,1 miliar untuk pembangunan empat Ruang Kelas Baru (RKB) di SMP Negeri 46 Tuah Madani, yang berada di wilayah dengan tingkat kepadatan peserta didik tinggi.

Untuk pembangunan unit sekolah baru, Disdik hanya menganggarkan satu unit Taman Kanak-kanak (TK) Negeri di Kecamatan Bukit Raya dengan nilai Rp5,4 miliar. Sementara itu, tidak terdapat rencana pembangunan sekolah baru tingkat SMP pada tahun anggaran 2026.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Abidin, mendorong agar ke depan pembangunan dan penambahan ruang kelas juga menyasar wilayah lain yang mengalami keterbatasan daya tampung, seperti Kecamatan Rumbai dan Tenayan Raya. Ia berharap pada tahun anggaran 2027, Disdik dapat mengalokasikan anggaran untuk pembangunan atau revitalisasi sekolah di kawasan zona merah.