Pekanbaru (Riaunews.com) – Apple dilaporkan tengah mempersiapkan peluncuran iPhone lipat pertama mereka dengan teknologi engsel berbahan liquid metal atau logam cair. Inovasi ini digadang-gadang menjadi pembeda utama Apple di pasar ponsel lipat yang selama ini didominasi produsen Android.
Dikutip dari Yahoo Tech, Senin (19/1/2026), penggunaan logam cair pada engsel bertujuan mengatasi persoalan klasik ponsel lipat, seperti keausan mekanisme engsel dan munculnya bekas lipatan pada layar. Material tersebut memiliki ketahanan tinggi terhadap tekanan berulang, sehingga diharapkan mampu meningkatkan usia pakai perangkat.
Selain engsel, Apple juga dikabarkan menggunakan material titanium pada bodi iPhone lipat. Pemilihan titanium dilakukan untuk menjaga bobot perangkat tetap ringan sekaligus memberikan kekuatan struktural yang lebih baik dibandingkan aluminium atau baja tahan karat.
Dari sisi desain, iPhone lipat ini diprediksi mengusung model book-style atau lipat ke samping. Perangkat akan memiliki layar utama berukuran sekitar 7,8 inci saat dibuka, serta layar eksternal 5,5 inci yang tetap bisa digunakan saat ponsel dalam kondisi terlipat.
Apple juga dirumorkan akan meniadakan Face ID pada iPhone lipat ini. Sebagai gantinya, perusahaan akan menghadirkan Touch ID yang terintegrasi pada tombol daya, guna menjaga desain tetap tipis dengan ketebalan sekitar 5,5 mm saat terbuka.
Dengan teknologi dan material premium yang digunakan, harga iPhone lipat ini diperkirakan mencapai 2.400 dolar AS atau setara lebih dari Rp37 juta. Perangkat tersebut diprediksi akan diperkenalkan pada September 2026 bersamaan dengan peluncuran lini iPhone terbaru.







Komentar