Pekanbaru (Riaunews.com) – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menargetkan pengangkutan sampah oleh Lembaga Pemungutan Sampah (LPS) dilakukan setiap hari ke rumah-rumah warga mulai tahun 2026. Target tersebut lebih cepat dibandingkan pola pengangkutan saat ini yang masih dilakukan tiga hari sekali.
“Target kita sampah diangkut setiap hari, bukan tiga hari sekali lagi,” kata Agung Nugroho, Kamis (8/1/2026).
Menurut Agung, optimalisasi penanganan sampah membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pihak, termasuk aparatur di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai Pemko bergabung sebagai anggota LPS.
“Seluruh pegawai Pemko wajib ikut LPS. Kami minta dukungan penuh agar program penanganan sampah berjalan maksimal,” ujarnya.
Ia merinci, kewajiban tersebut berlaku bagi pejabat, aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), hingga pegawai paruh waktu dan tenaga kontrak di lingkungan Pemko Pekanbaru.
Saat ini, tingkat partisipasi masyarakat dalam keanggotaan LPS masih di bawah 70 persen. Padahal, LPS telah terbentuk di seluruh kelurahan di Kota Pekanbaru dengan total sebanyak 83 LPS.
Agung menegaskan, peningkatan keikutsertaan masyarakat dan aparatur pemerintah menjadi kunci keberhasilan sistem pengelolaan sampah terpadu di Pekanbaru, sekaligus untuk mewujudkan layanan pengangkutan sampah yang lebih cepat, merata, dan berkelanjutan.







Komentar