Indragiri Hilir (Riaunews.com) – Penyebab kebakaran yang terjadi di Kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Jalan Akasia, Tembilahan, hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Insiden tersebut terjadi pada Selasa malam (6/1/2026) dan menghanguskan sebagian bangunan kantor pemerintahan.
Dari pantauan di lokasi hingga Kamis (8/1/2026), garis polisi masih terpasang di pintu masuk Kantor Bupati Inhil. Langkah ini dilakukan untuk membatasi akses serta menjaga keutuhan tempat kejadian perkara (TKP) selama proses penyelidikan berlangsung.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora SIK mengatakan, pihaknya masih mendalami penyebab pasti kebakaran tersebut. Polisi tengah melakukan serangkaian pemeriksaan guna mengungkap sumber api yang memicu insiden itu.
“Terkait penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan,” ujar AKBP Farouk Oktora, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, penyelidikan dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan olah TKP secara menyeluruh. Pihak kepolisian juga akan melibatkan instansi terkait untuk memastikan penyebab kebakaran secara akurat dan objektif.
Sementara itu, aktivitas perkantoran di lingkungan Kantor Bupati Inhil belum sepenuhnya berjalan normal. Sejumlah ruangan yang terdampak kebakaran masih dalam proses pengamanan dan pemeriksaan. Diketahui, kebakaran terjadi di lantai II Kantor Bupati Inhil, tepatnya di bagian Kesra dan Pembangunan, tanpa menimbulkan korban jiwa, sementara kerugian materil masih dalam pendataan.







Komentar