Pekanbaru (Riaunews.com) – Persaingan di Grup A Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025/2026 semakin ketat setelah seluruh tim menyelesaikan pertandingan pekan ke-14. Garudayaksa FC masih bertahan di puncak klasemen, sementara PSPS Pekanbaru belum mampu beranjak dari papan bawah meski meraih kemenangan pada laga terakhir.
Garudayaksa FC memimpin klasemen dengan koleksi 28 poin dari 14 pertandingan, hasil delapan kemenangan, empat kali imbang, dan dua kekalahan. Meski sempat menelan kekalahan pada laga terakhir, konsistensi performa membuat mereka tetap menjadi tim paling stabil di Grup A.
Di posisi kedua, Adhyaksa FC terus memberikan tekanan setelah mengoleksi 26 poin. Tambahan tiga poin pada pekan ke-14 membuat mereka hanya terpaut dua angka dari Garudayaksa FC dan menjadi pesaing terdekat dalam perebutan posisi puncak klasemen.
Sumsel United menempati peringkat ketiga dengan 24 poin, disusul Persikad 1999 di posisi keempat dengan 21 poin. Persiraja dan Bekasi City berada di urutan kelima dan keenam dengan raihan sama, yakni 20 poin. PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru sama-sama mengoleksi 17 poin, namun PSMS unggul selisih gol dan berada satu tingkat di atas PSPS.
PSPS Pekanbaru yang berada di peringkat kedelapan mencatat empat kemenangan, lima hasil imbang, dan lima kekalahan. Dari 14 laga, PSPS mencetak 22 gol namun telah kebobolan 27 kali, yang menjadi pekerjaan rumah bagi tim untuk memperbaiki posisi di sisa musim.
Di papan bawah, Persekat berada di peringkat kesembilan dengan 14 poin, sementara Sriwijaya FC masih terpuruk di posisi juru kunci dengan hanya dua poin dari 14 pertandingan. Dengan empat laga tersisa dan bursa transfer yang akan dibuka pada 10 Januari 2026, persaingan dipastikan semakin sengit hingga akhir musim.







Komentar