Muhammadiyah Siap Salurkan Bantuan Beras 30 Ton dari UEA untuk Sumut

Daerah, Sosial199 Dilihat

Medan (Riaunews.com) – Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak mempermasalahkan status kebencanaan dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan. Menurutnya, ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, Muhammadiyah siap berkhidmat dan menerima amanah penyaluran bantuan.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan bantuan beras sebanyak 30 ton dari Uni Emirat Arab (UEA) tetap disalurkan kepada korban banjir di Sumatera Utara. Penyaluran bantuan tersebut dipercayakan kepada Muhammadiyah.

Bobby menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari organisasi nonpemerintah (NGO) di Uni Emirat Arab, bukan bantuan antar pemerintah atau government to government (G2G). Oleh karena itu, distribusi bantuan dilakukan melalui Muhammadiyah yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman dalam penanganan bencana.

“Ini bukan bantuan G2G, melainkan berasal dari NGO. Karena itu, penyalurannya dipercayakan kepada Muhammadiyah,” ujar Bobby, Jumat (19/12/2025).

Menurut Bobby, Muhammadiyah memiliki jejaring yang kuat serta rekam jejak panjang dalam kegiatan kemanusiaan, sehingga diharapkan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat terdampak banjir.

Haedar Nashir menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah daerah dan mitra kemanusiaan dari UEA. Ia menegaskan Muhammadiyah akan segera menyalurkan bantuan tersebut sebagai wujud khidmat kemanusiaan dan kebangsaan, dengan prinsip sedikit bicara dan banyak bekerja.

Komentar