Pekanbaru (Riaunews.com) – Pengaspalan simpang Jalan Arifin Achmad–Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, dijadwalkan berlangsung pada Januari 2025. Saat ini, lahan di persimpangan tersebut masih dalam tahap pematangan sehingga belum memungkinkan untuk dilakukan pengaspalan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan pematangan lahan dilakukan pada tahun ini karena kondisi kawasan berupa tanah gambut. Pemerintah kota baru melanjutkan pekerjaan pengaspalan pada awal tahun depan.
Edward menjelaskan, pemerintah melakukan pelebaran pada persimpangan tersebut dibanding kondisi sebelumnya. Lebar badan jalan mencapai 13 meter dengan dua jalur lalu lintas yang berfungsi untuk memisahkan arus kendaraan.
Ia merinci, satu jalur digunakan untuk kendaraan dari Jalan Arifin Achmad menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Sementara itu, satu jalur lainnya melayani kendaraan dari arah pusat Kota Pekanbaru melalui Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Arifin Achmad.
Selain itu, pemerintah akan membangun median jalan sebagai pemisah kedua jalur tersebut. Edward menambahkan, tidak seluruh taman jalan dibongkar dalam pekerjaan ini karena sebagian taman di sisi kiri dan kanan jalan tetap dipertahankan.
Pembukaan simpang sebidang ini bertujuan mengurangi kemacetan yang kerap terjadi pada jam sibuk. Dengan adanya persimpangan baru, kendaraan dari Jalan Arifin Achmad dapat langsung menuju Bandara SSK II Pekanbaru, sementara kendaraan dari pusat kota bisa langsung berbelok ke Jalan Arifin Achmad tanpa memutar.







Komentar