Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Kota Pekanbaru terus menggesa pengerjaan overlay atau pengaspalan ulang pada puluhan ruas jalan rusak. Hingga pertengahan Desember, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menuntaskan sekitar 80 persen dari total 29 ruas jalan yang menjadi target perbaikan tahun 2025.
Saat ini masih ada sekitar sebelas ruas jalan yang dalam proses pengerjaan, di antaranya Jalan Unggas, Jalan Garuda, Jalan Kulim, Jalan Bawal, Jalan Saus, Jalan Melur, Jalan Lili, Jalan Lili I, Jalan Teratai, Jalan Durian, serta Jalan KH Ahmad Dahlan. Pekerjaan juga berlangsung di Jalan Meranti, Jalan Sam Ratulangi, dan Jalan Perdagangan. Selain itu, pembukaan simpang Jalan Arifin Achmad serta sejumlah pemeliharaan jalan turut dikebut.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meminta agar seluruh pengerjaan overlay dipercepat dan bisa dituntaskan dalam dua pekan ke depan. Meski begitu, ia mengakui ada sejumlah kendala teknis di lapangan, salah satunya keberadaan pipa instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Jalan Teratai yang membuat pekerjaan harus dikoordinasikan secara khusus.
Agung menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam atas kendala tersebut dan memastikan mayoritas ruas jalan yang masuk program overlay tahun ini telah selesai dikerjakan dan kini dalam kondisi lebih baik. Beberapa di antaranya adalah Jalan Srikandi, Jalan Rajawali Sakti, Jalan Bima, Jalan Bangau Sakti, Jalan Teladan, dan Jalan Merpati Sakti.
Perbaikan juga rampung di ruas-ruas lain seperti Jalan Belimbing, Jalan Lion, Jalan Garuda di Marpoyan Damai, serta Jalan Serayu, Jalan Angkasa, dan Jalan Jenderal di Payung Sekaki. Sementara itu, pemeliharaan kinerja jalan di sejumlah titik tetap berjalan untuk menjaga kualitas infrastruktur.
Pemko berharap percepatan perbaikan ini dapat meningkatkan kenyamanan mobilitas warga dan memperbaiki kondisi jalan secara menyeluruh sebelum memasuki tahun anggaran berikutnya.







Komentar